|
| [Details] |
| Report Time | 04:55 |
| Condition | --- |
| Wind Chill | 10 °C |
| Dew Point | 12 °C |
| Wind Direction | 340NNW |
| Variable Wind | ---/--- |
| Wind Speed | 2.1 m/s |
| Wind Gust | --- |
| Visibility | 1.8 km |
| Pressure | 1003 hPa |
| Humidity | 100.0 % |
| Humidity Index | 14.2 °C |
| Heat Index | --- |
| Precipitation | --- |
| Snow | --- |

Salam Hangat dari Walangkekek
Walentina "Walangkekek" Waluyanti – Holland
Maaf! Ini judulnya salah ketik. Maksudnya sih mau bilang "salem" hangat dari Walangkekek. Tepatnya ...ikan salem hangat!
Walangkekek ingin membagi resep ini dengan pembaca KoKi. Resep hidangan ikan salem. Sebelumnya, Walangkekek minta maaf. Berhubung Walangkekek bisanya cuma bagi-bagi resep.
Oh ya, resep ini disusun dilatarbelakangi oleh sebuah motif. Yaitu motif balas dendam (Soalnya kalau motif batik 'ntar dibajak lagi sama Malaysia).
Dendam itu begini ceritanya.....
Tak kusangka, tak kuduga Bang Sirpa telah mengeluarkan pernyataan yang sangat kontroversial dalam salah satu komentarnya. Bunyinya begini, "tuk.....tik....tak....tik...tuk....". Tahu sendiri kan, itu suara sepatu kuda-nya Bang Sirpa, ketika tiba-tiba muncul membawa kalimatnya yang membahana. Masak sih Bang Sirpa itu kasih komentar yang memihak kaumnya. Komentarnya begini, "Broer Yan ... aku yakin U lebih pinter masak dari Walent ... Voor Walent , now you can kiss the cook ....Posted by: sirpa | Senin, 2 November 2009 | 05:38 WIB".
Akibat komentar Bang Sirpa itu, hati Walangkekek menjadi panas membara yang suhunya amat tidak keruan untuk diukur.
Oke Bang Sirpa! Inilah pembalasan Walangkekek! Hehehehehe.......
Ikan salem atau ikan salmon adalah salah satu jenis santapan favorit di Belanda. Apa boleh buat.....walaupun saya bukan pembenci binatang, toh saya harus melakukan semua ini demi tuntutan perut.
Kali ini saya menjadikan ikan salem ini sebagai korban untuk dipanggang di oven.

Kalau memasak ikan sih, Walangkekek biasanya paling suka mengolahnya dengan saus pedeeees banget dengan rempah yang komplit dan banyak. Tapi itu kalau lagi punya banyak waktu.
Kalau lagi sibuk dan buru-buru, Walangkekek lebih suka ambil jalan pintas. Biarpun sibuk, tapi sudah kebiasaan.....kalau makan, tetap saja ingin makan sesuatu yang ada rasa bumbunya. Asal saja bikin bumbunya jangan terlalu repot. Yang penting praktis tapi hasilnya enak!
Contohnya, ikan salem bumbu praktis ini.
Makan malam untuk hari ini sengaja Walangkekek buat semudah mungkin. Soalnya lagi ogah berlama-lama di dapur. Maklum, ada yang lebih asyik untuk dikerjakan.
Cara membuatnya mudah sekali. Bahkan buat pemula yang tidak pernah masak juga, pasti tidak akan mengalami demam panggung jika mencoba resep ini. Kalau tidak percaya, coba saja resep di bawah ini.

IKAN SALEM BUMBU PRAKTIS ALA WALANGKEKEK
Bahan:
Ikan salem tanpa tulang yang sudah dibersihkan, 650 gram, biarkan utuhKecap manis 5 sendok makanMinyak zaitun atau bisa minyak goreng lain 3 sendok makanJahe 3 cm, haluskanBawang merah 5 siung, iris kasarBawang putih 3 siung, iris halus3 lombok besar, iris melintangTomat besar 2 buah, belah 4 bagianDaun bawang 2 batang, iris-irisJeruk nipis
Cara membuat
Tempatkan ikan ke pinggan tahan panas.Bubuhkan merata perasan jeruk nipis ke seluruh bagian ikan. Boleh membubuhkan sedikit garam jika suka, tapi di sini saya lebih suka tidak membubuhkan garam. Karena lumuran kecap sudah cukup memberi rasa asin.Campur kecap manis dan minyak zaitun, aduk-aduk bersama jahe yang sudah dihaluskan.Oleskan ikan salem dengan campuran kecap, minyak dan jahe secara merata.Bahan lainnya yang sudah diiris-iris tadi, taburkan merata ke permukaan ikan.Masukkan ikan yang sudah bertabur bumbu itu ke dalam oven.Panggang dengan suhu 200*C selama 25 menit.

Hasilnya? Kombinasi antara lelehan berbagai rempah dan efek terbakarnya lumeran jahe halus dan kecap menghasilkan sensasi rasa panggang salem gurih, segar dan juga "rasa tambah".
Begitu keluar dari oven, saya langsung menghidangkannya hangat-hangat dengan kepulan asap dan harumnya ramuan bumbu. (Maksudnya yang berasap dan keluar dari oven itu bukan saya, tapi ikannya).
Kali ini saya menghidangkannya dengan kentang yang juga dipanggang di oven. Dengan panggangan kentang, ikan salem ini terasa ringan dilahap bersama sayuran wortel dan kacang polong.
Nah, mudah kan? Tidak ribet, tapi cukup sehat untuk dilahap.


Selamat mencoba kehangatan dari Walangkekek! Atau tepatnya.....selamat mencoba salem hangat dari Walangkekek!
Salem hangat,
Walentina "Walangkekek" Waluyanti
Nederland, 8 November 2009
Resep dan foto: Walentina
